Semester 6 jadi salah satu semester paling seru, sekaligus paling sibuk selama gue kuliah di program D4 Teknologi Rekayasa Instrumentasi dan Kontrol di Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada. Selain berhadapan dengan mata kuliah baru, semester ini gue juga mulai ambil tanggung jawab tambahan sebagai Part-time Public Relations Service Manager di Departemen Teknik Elektro dan Informatika. Jadi, bayangin aja, jadwal gue nggak cuma penuh sama kelas dan tugas, tapi juga kerjaan di kehumasan.

MKWK: Dari Kewarganegaraan Sampai Pancasila

    Di semester 6 ini, prodi gue baru aja memulai mata kuliah wajib kampus (MKWK) seperti Pancasila, Kewarganegaraan, dan lainnya. Mata kuliah-mata kuliah ini mungkin terdengar basic, tapi ternyata banyak banget insight yang bisa gue dapat. Sebagai contoh, di kelas Kewarganegaraan, diskusi tentang politik dan hak asasi manusia bikin gue lebih ngerti posisi kita sebagai warga negara, bukan cuma secara teori tapi juga praktiknya. Seru banget, karena setiap pertemuan selalu ada debat dan sharing perspektif baru dari teman-teman sekelas. Di Pancasila, kita diajak buat ngupas nilai-nilai dasar yang jadi fondasi negara ini, mulai dari sejarah sampai aplikasinya di era sekarang.

    Semester ini juga ada mata kuliah kayak Bahasa Indonesia, yang ternyata lebih challenging dari yang gue kira. Kita belajar cara berkomunikasi secara formal dan profesional, yang penting banget buat nanti di dunia kerja. Kalau gue pikir-pikir, mata kuliah ini bukan cuma soal bahasa, tapi juga soal gimana cara kita menyampaikan ide dengan efektif.

Mata Kuliah Teknik yang Makin Advanced

    Selain MKWK, tentu aja gue masih ambil beberapa mata kuliah teknik yang makin lama makin dalam bahasannya. Ada Sistem Kontrol Optimal dan Praktikum Sistem Kontrol Lanjut, yang benar-benar bikin otak gue kerja keras. Setiap praktikum penuh dengan perhitungan dan eksperimen yang menguji kemampuan analisis kita. Bukan cuma teori, tapi gue juga harus memastikan semuanya bisa diaplikasikan di lapangan.

    Ada juga Visi Komputer dan Praktikum Instrumentasi Industri yang nggak kalah serunya. Di kelas Visi Komputer, gue belajar soal pemrosesan gambar dan cara komputer bisa “melihat” objek dan memproses data dari gambar atau video. Jadi, di mata kuliah ini kita banyak bermain dengan kode dan algoritma, yang mana seru banget karena langsung terasa manfaatnya dalam pengembangan teknologi sekarang.

Tantangan Double: Bekerja Paruh Waktu di Kehumasan

    Di tengah jadwal yang padat ini, gue juga mulai nyambi kerja sebagai Part-time Public Relations Service Manager di Departemen Teknik Elektro dan Informatika. Kerjaan di kehumasan ini bikin gue tambah sibuk, tapi juga memberikan pengalaman baru yang nggak gue dapat dari kuliah. Setiap hari gue harus mengatur komunikasi publik, mulai dari jadi MC, konten untuk media sosial, sampai acara-acara yang diselenggarakan oleh departemen.

    Kadang, habis kelas gue harus langsung meluncur ke kantor untuk meeting atau nyiapin materi buat publikasi. Gue jadi belajar gimana caranya manage waktu dengan baik, juggling antara tugas kuliah dan pekerjaan. Selain itu, pekerjaan ini ngajarin gue skill komunikasi yang lebih praktis, kayak gimana caranya nge-handle press atau menghadapi feedback dari publik.

Prestasi di Luar Akademik: Juara 2 Futsal di TGES

    Nggak cuma sibuk dengan kuliah dan kerja part-time, semester 6 juga jadi momen seru karena gue berhasil meraih juara 2 di lomba futsal TGES. Walaupun jadwal gue udah padat banget, gue tetap sempetin latihan dan berusaha maksimal di pertandingan ini. TGES jadi ajang seru di mana gue bisa ngeluarin energi dan fokus di lapangan, dan tentunya bikin semester ini makin memorable. Berhasil dapet juara 2 bareng tim di TGES adalah salah satu pencapaian yang bikin gue bangga, apalagi bisa diakui di kompetisi di luar akademik.

Hasil dan Refleksi Semester 6

    Dengan jadwal yang super padat, alhamdulillah IP semester ini lumayan bagus, yaitu 3,85, dan IP Kumulatif mencapai 3,74. Tapi bukan cuma nilai yang gue kejar, pengalaman dan pelajaran dari setiap tantangan di semester ini bikin gue sadar bahwa waktu kuliah itu momen yang berharga banget buat eksplorasi. Semester 6 jadi pembuktian diri buat terus belajar, nggak cuma di kelas, tapi juga di luar kampus.

    Semester ini benar-benar mengajarkan gue pentingnya keseimbangan antara akademik dan pengalaman kerja. Gue jadi lebih percaya diri buat menghadapi tantangan di masa depan, dan tentunya lebih siap buat memanfaatkan setiap peluang yang ada.